Senin, 07 Desember 2009

meninju awan

aku kencingi kepala kawan..
meludahi kebodohan nya atau kebodohan ku...
tinjuku masih mengarah ke awan..
langit sasarannya..
mengerahkan sisa-sisa tenaga kemarin
dan kemarinnya lagi..
amarahku menelanjangi kedewasaan..
bersembunyi di langit,meminum sari pati kegundahan..
aku kecewa kepada kehidupan..
apalagi nafas itu..


tetapi angin surga meniupkan harapan..
sisa-sisa kemenangan..
membuatku tetap berdiri..
bahkan berlari..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar