Senin, 07 Desember 2009

manusia-manusia

hampura kula...
tutur tinular...
bala tentara...
bermuka dua...

absurd..
kasat mata...
bahkan terkotak-kotak..
manusia-manusia..
tidak lebih dari pura-pura...

ampunkan kanda karena tiduri ibu...
ampunkan kanda di saat berfantasi tentang dosa..
itu karena aku manusia...manusia...
karena aku manusia...

bukan dosa yang membuatnya hina..
bukan karya yg membuatnya tersiar..

ada satu yg membuat manusia-manusia...
ada banyak yg membuat termanusia...

karena...
karena...

ohhhh...karena kita tidak lebih dari tempaan manusia-manusia..
tempaan saudara jauh atau dekat...
tempaan seseorang yg kita restui ke dosaan nya..
tempaan jiwa pemberontak yg tidak tahu malu...
bahkan seperti benalu....

aku bangga karena aku manusia-manusia..
bukan satu manusia...
tingkahku di pengaruhi orang yg kutemui di jalan..
gaya ku bersenggama dengan pelacur jalanan...
melahirkan tabiat buruk...
tapi aku tidak malu...
karena aku juga manusia-manusia...
sama seperti dia manusia-manusia...

alangkah malang dia yg berteriak "aku manusia"
engkau tidak lebih dari mereka-mereka..
yang membentukmu bagai tembikar...
namun untung nya kau tembikar kualitas atas...
walau di bakar sama saja dengan tempurung arang...

kita pasti mati saudaraku...
kita pasti di makan ulat yg juga ulat-ulat...
karena pribadi nya datang dari yg terdahulu...

jadi begitu....
manusia-manusia..
ulat-ulat...
pelacur-manusia...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar