+++++++++
Entah kenapa malam minggu ini terasa sesak,pelaranku dari kos hanya berputar-putar di bilangan tanjung priok yang kumuh.
arak-arakan pekerja mulai habis di sekitar jalanan sukapura yang sempit.Masih menunggu teman muncul dari balik hiruk-pikuk ,kunyalakan rokok mild kesukan ku sembari sesekali memperhatikan sosoknya diantara lalu-lalang.Lama sudah tidak berjumpa,setelah kalender di kos menggumpal minta ditukar,stelah itulah kawan lama ini tampak.Bukan karena jarak yang terlalu jauh,namun karena rutinitas sebagai perantau membangun "barrier" yang sungguh tak masuk akal.
Tanpa sepengetahuanku kini dia berdiri persis disamping ku,diam sejenak dan mulai memperhatikanku seksama,paras itu tampak berbeda.Hanya sebaris bekas luka sewaktu SMK yang dapat membuatnya nyata.Pelipis sahabatku ini tergores sabit ku ketika kerja taman di jumat pag yang mendung.Darah mengalir deras dari pelipisnya yang lebar khas pelipis TB. Silalahi..
"Horas laeku..lama tak jumpa ucapnya sembari menyodorkan tangan kemudian memelukku.
dendan lam sepertinya sudah terlupa,entah kenapa memang sejak peristiwa kerja taman itu aku dan dia seperti ada batas yang memisah meskipun tidak ada konflik yang terjadi.
"Horas juga lae..ucapku terbata-bata.asap mild ini ternyata terkejut di kerongkonganku melihat keramahan laeku yang satu ini..
...........
tak lebih sejam kemudian,
Tuak do di au,marcampur kamput i...(minumanku tuak sama kamput..)
lissoi..lissoi
laeku ini sudah larut dengan kegemarannya..
Entah salahku atau dia,tanpa dikomando langkah kami tertuju ke perlimaan semper..
duduk di sudut dengan botol-botol bir hitam dan putih plus..
anggur merah..
laeku ini hanya tepekur sejurus kemudian kepalaku pusing ucapnya padaku..
aku tergeleng-geleng melihat keadannya ..
entah sudah botol keberapa..
atau jangan-jangan lusinan yang keberapa..
Yang kuingat hanya..lae ini berkata
"Besok kita gereja ya lae.."!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar